Sabtu, 24 April 2010 adalah hari dimana salah satu moment yang dapat diperhitungkan dalam dunia open source Indonesia berhasil dilaksanakan. Dimana saat itu telah dilaksanakan “Ngoprek Linux” di Institut Pertanian Bogor, dengan pembicara dari Komunitas Pengguna Linux Indonesia – Bogor [KPLI-Bogor].
Jumlah peserta yang hadir berkisar antara 30 mahasiswa dengan mahasiswa terbanyak berasal dari Departemen Komputer.
Suasana hangat sangat terasa di acara ini. Dengan posisi duduk tak seperti posisi duduk saat kuliah, namun dengan posisi melingkar, sehingga diskusi dapat dilakukan dengan lancar, baik peserta maupun pembicara dapat dengan jelas memberikan pertanyaan maupun pendapat satu sama lain.
Sebuah pertanyaan yang cukup alot diperdebatkan di acara tersebut adalah darimana seorang developer free sofware maupun open source software mendapatkan dana, sementara sofware yang mereka gunakan telah di-gratis-kan dari sisi lisensinya sendiri.
Di acara ini juga, di bahas tentang insiasi keberadaan Komposs di Institut Pertanian Bogor ini. Komposs sendiri merupakan kependekan dari Komunitas Mahasiswa Pengguna Open Source Software. Ide ini di insiasi oleh KPLI-Bogor sendiri, dengan harapan keberadaan open source akan semakin meluas. KPLI-Bogor sendiri berharap bila Komposs pada akhirnya bisa didirikan, maka sedapat mungkin fokus kepada pengadaan software tool pengampu pertanian, mengingat software – software demikian sangatlah jarang ditemui dimasyarakat.
Bagaimanakah pendapat anda dengan rencana Komposs ini?
WordPress Tags: Komposs,KPLI,Bogor,Ngoprek,Linux,Komputer,Open,Source,Software
